Oleh: Cormac Keenan, Head of Trust and Safety, TikTok


Hari ini, kami meluncurkan beragam fitur baru untuk remaja, keluarga, dan komunitas pengguna kami. Kami percaya pengalaman digital sebaiknya mampu memberikan kebahagiaan dan mendorong pengguna untuk secara positif mengekspresikan diri, menemukan ide, dan terhubung satu sama lain. Kami telah meningkatkan performa fitur screen time kami dengan menambahkan lebih banyak opsi kustomisasi, memperkenalkan setelan default baru bagi pengguna remaja, dan meningkatkan fitur Family Pairing dengan memperluas akses kontrol orang tua.

Beragam perubahan untuk membantu remaja mengelola waktu di TikTok

Dalam beberapa minggu mendatang, screen time untuk setiap pengguna di bawah usia 18 tahun akan secara otomatis dibatasi menjadi 60 menit per hari. Meskipun saat ini belum ada kesepakatan kolektif mengenai jumlah screen time yang 'tepat' atau dampak dari screen time secara lebih luas, kami telah berkonsultasi dengan para peneliti akademis dan pakar dari Digital Wellness Lab di Boston Children’s Hospital untuk menentukan batasan ini. Jika pengguna remaja telah mencapai batas screen time 60 menit, pengguna akan diminta memasukkan kode sandi untuk dapat terus menonton; proses ini mendorong remaja untuk membuat keputusan aktif bila ingin memperpanjang waktu penggunaan aplikasi.

Menurut hasil riset, meningkatkan kesadaran terhadap cara kita menghabiskan waktu dapat membantu meningkatkan kehati-hatian kita dalam mengambil keputusan. Melalui fitur ini, kami mengajak pengguna remaja untuk menetapkan batas screen time harian mereka apabila mereka memilih untuk tidak menggunakan batas screen time default selama 60 menit dan menghabiskan waktu lebih dari 100 menit setiap harinya di TikTok. Ini merupakan kelanjutan dari fitur yang kami rilis tahun lalu untuk mendorong remaja mengaktifkan pengelolaan screen time. Pengujian kami menemukan fitur ini membantu meningkatkan penggunaan perangkat screen time hingga 234%. Selain itu, kami juga akan mengirimkan notifikasi dan rekap screen time ke kotak masuk semua pengguna remaja setiap minggunya.


Beragam fitur ini semakin memperkuat setelan keamanan kami bagi pengguna remaja. Sebagai contoh, akun milik pengguna berusia 14-15 tahun akan disetel ke private secara default, memungkinkan mereka untuk memilih dengan baik konten yang akan mereka bagikan, serta kapan dan kepada siapa mereka membagikannya. Fitur pesan langsung hanya tersedia untuk pengguna berusia 16 tahun ke atas. Pengguna juga harus berusia minimal 18 tahun untuk menjadi host TikTok LIVE.

Membantu keluarga berdiskusi tentang kesejahteraan digital

Saat remaja membutuhkan dukungan, orang tua atau pendamping sering kali menjadi orang pertama yang mereka datangi, menjadikan mereka sebagai salah satu mitra terpenting kami. Seiring upaya kami dalam berinovasi untuk memberdayakan keluarga, kami telah menambahkan tiga fitur baru ke dalam Family Pairing:

  • Batas screen time harian khusus: Pendamping dapat menggunakan Family Pairing untuk menyesuaikan batas screen time harian bagi remaja – termasuk menentukan batas waktu yang berbeda-beda berdasarkan hari-hari tertentu dalam seminggu – memberikan lebih banyak pilihan bagi keluarga untuk menyesuaikan screen time dengan jadwal sekolah, liburan, atau perjalanan keluarga.
  • Dasbor screen time: Kami menghadirkan fitur dasbor screen time di Family Pairing untuk memberikan ringkasan perihal waktu yang diluangkan di aplikasi, berapa kali pengguna mengakses TikTok, dan rincian total waktu pengguna mengakses TikTok di siang dan malam hari. Menurut riset terbaru kami, kami memahami bahwa screen time merupakan salah satu topik yang paling sering didiskusikan orang tua dengan remaja mereka, dan kami ingin mendukung para pendamping dengan menyediakan informasi yang relevan untuk membantu mereka memandu anaknya.
  • Nonaktifkan notifikasi: Notifikasi membantu kita selalu terhubung, tapi ada saat-saat di mana kita perlu bebas dari gangguan. Kami telah memperkenalkan setelan baru yang memungkinkan orang tua mengatur jadwal untuk membisukan notifikasi untuk remaja mereka. Pengguna berusia 14-15 tahun tidak akan menerima notifikasi mulai pukul 9 malam. Untuk pengguna berusia 16-17, notifikasi dinonaktifkan mulai pukul 10 malam.


Setiap remaja dan keluarga memiliki keunikan dan perbedaan masing-masing. Oleh karena itu kami terus fokus menjangkau orang tua dengan menyediakan informasi yang mereka butuhkan tentang TikTok. Kami melakukan ini melalui kemitraan dengan kreator, pakar industri, dan kampanye iklan yang fokus pada fitur keamanan. Kami juga akan terus memunculkan informasi Family Pairing di dalam aplikasi ke beberapa pengguna kami untuk membantu mereka memahami opsi-opsi yang mungkin berguna bagi mereka atau orang yang mereka kenal. Kami harap fitur-fitur ini dapat senantiasa membantu keluarga membangun diskusi tentang keamanan dan kesejahteraan di dunia digital kita.

Kendali screen time baru bagi semua

Kami ingin komunitas kami memegang kendali atas pengalaman mereka di TikTok. Selain menghadirkan beragam fitur baru ini di Family Pairing, dalam waktu dekat semua pengguna akan dapat menyetel batas screen time mereka sendiri setiap harinya dalam seminggu dan mengatur jadwal untuk membisukan notifikasi. Selain itu, kami telah meluncurkan fitur pengingat tidur untuk membantu pengguna dengan mudah merencanakan kapan mereka ingin offline di malam hari. Pengguna dapat menyetel waktu yang diinginkan, dan ketika tercapai, akan muncul notifikasi yang mengingatkan mereka untuk keluar dari aplikasi.


Kami akan terus berinvestasi dalam meningkatkan fitur-fitur yang ada saat ini serta memperkenalkan berbagai perangkat baru untuk membantu pengguna tetap memegang kendali selagi mengekspresikan kreativitas mereka, menjalin koneksi yang bermakna, dan menikmati hiburan yang berbudaya.

"Family Pairing merupakan kesempatan bagi orang tua dan remaja untuk berkolaborasi dalam membangun kebiasaan digital yang sehat. Ini bukan fitur kontrol orang tua, melainkan fitur yang melibatkan orang tua dan membuka peluang bagi orang tua dan remaja untuk saling belajar dari satu sama lain." - President & CEO ConnectSafely Larry Magid