[Ki-ka] Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia; Noudhy Valdryno, Head of Public Policy, TikTok Indonesia; dr. Niken Wastu Palupi, M.KM, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; dan Maria Endang Sumiwi, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; berfoto bersama usai penandatanganan Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat Melalui Platform Digital yang menandai peluncuran inisiatif terbaru TikTok bertajuk Makan dengan Makna di Jakarta pada Kamis (9/7). Inisiatif ini merupakan implementasi dari kampanye global The Main Ingredient yang bertujuan mendorong masyarakat menerapkan pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat melalui inspirasi dari kreator, komunitas, dan kekayaan bahan pangan lokal. (Dok. TikTok Indonesia)TikTok memberikan donasi senilai USD200.000 melalui Foodbank of Indonesia untuk membantu penyaluran lebih dari 80.000 makanan bergizi bagi masyarakat rentan.TikTok dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat Melalui Platform Digital untuk memperkuat edukasi mengenai program prioritas antara lain gizi seimbang dan pola hidup sehat bagi masyarakat.Sebagai bagian dari Makan Dengan Makna, TikTok juga meluncurkan kampanye Makan Lokal yang mengajak masyarakat mengeksplorasi kekayaan bahan pangan lokal melalui sesi LIVE memasak bersama konten kreatorTikTok meluncurkan Makan Dengan Makna, implementasi di Indonesia dari inisiatif global The Main Ingredient, untuk mendorong masyarakat menerapkan pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat melalui inspirasi dari kreator, komunitas, dan kekayaan bahan pangan lokal. Inisiatif yang didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini kian diperkuat melalui donasi TikTok senilai USD200.000 melalui organisasi nirlaba Foodbank of Indonesia untuk membantu penyaluran lebih dari 80.000 makanan bergizi bagi masyarakat rentan di berbagai wilayah di Indonesia.Sebagai bagian dari kampanye Makan Dengan Makna, TikTok juga memperkenalkan kampanye Makan Lokal dengan menggandeng kreator untuk menghadirkan sesi LIVE memasak yang mengangkat kekayaan bahan pangan lokal. Melalui kampanye ini, TikTok mengajak masyarakat menemukan inspirasi bahwa pola makan sehat dapat dimulai dari menu sederhana dan bahan pangan lokal yang mudah dijangkau dan dekat dengan keseharian mereka."Melalui Makan Dengan Makna, kami ingin memanfaatkan kekuatan penemuan (discovery) di TikTok untuk membantu masyarakat menemukan inspirasi hidup sehat yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bersama para kreator, komunitas, Foodbank of Indonesia, dan dengan dukungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat menemukan cara-cara sederhana untuk memulai kebiasaan makan yang lebih sehat sekaligus semakin mengapresiasi kekayaan bahan pangan lokal Indonesia," ujar Noudhy Valdryno, Head of Public Policy, TikTok Indonesia.Peluncuran inisiatif ini dilatarbelakangi oleh tingginya minat masyarakat terhadap konten makanan dan gaya hidup sehat di TikTok. Hingga saat ini, jutaan unggahan telah dibagikan melalui tagar populer seperti #KulinerIndonesia, #HidupSehat, #MakananSehat, dan #CemilanSehat, mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat untuk menemukan inspirasi resep, ide memasak, hingga berbagai cara sederhana untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat melalui konten para kreator di TikTok.Melihat besarnya potensi yang ada, TikTok memperkuat inisiatif Makan dengan Makna dengan menandatangani Memorandum Saling Pengertian dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk memperkuat upaya edukasi mengenai program prioritas antara lain gizi seimbang dan pola hidup sehat. Kolaborasi ini menjadi semakin relevan mengingat Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan sekitar 96,7% masyarakat Indonesia berusia di atas lima tahun masih belum memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur harian¹. Melalui kolaborasi ini, TikTok berharap dapat melengkapi berbagai upaya edukasi kesehatan yang telah dijalankan pemerintah, termasuk melalui Isi Piringku² dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)³.[Ki-ka] Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia; didampingi oleh Noudhy Valdryno, Head of Public Policy TikTok Indonesia; berinteraksi bersama Muhammad Pratama Putra Nugraha (@itstamtamvv), kreator TikTok; di sesi demonstrasi memasak hidangan lokal Sangu Reumbeuy di acara Konferensi Pers: "TikTok Luncuran Inisiatif Makan Dengan Makna: Inspirasi Pola Makan Sehat dari Kekayaan Pangan Lokal Indonesia" di Jakarta pada Kamis (9/7). Sesi ini menyoroti pentingnya peran kreator dalam membantu masyarakat menemukan inspirasi pola makan sehat melalui menu sederhana dan bahan pangan lokal yang mudah dijangkau dan dekat dengan keseharian mereka. (Dok. TikTok Indonesia)Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa penyakit dengan tingkat kematian tertinggi di Indonesia—seperti stroke, jantung, kanker, dan ginjal—sangat dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, terutama pola konsumsi dan aktivitas fisik sehari-hari.Melihat besarnya pengaruh media sosial, Menkes Budi secara khusus mengajak para kreator konten di TikTok untuk mengambil peran aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pola makan sehat."Mari kita ubah stigma masyarakat untuk membuat pola makan sehat ini menjadi sebuah tren yang memicu FOMO (Fear of Missing Out). Jangan sampai tren makanan yang tidak sehat justru diadopsi secara luas karena dampaknya buruk bagi kesehatan masyarakat di usia produktif. Tolong bantu ubah perilaku makan masyarakat Indonesia menjadi lebih seimbang," tegas Budi.Semangat kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui kemitraan TikTok dengan Foodbank of Indonesia untuk memperluas dampak Makan Dengan Makna di luar platform. Sebagai bagian dari kemitraan tersebut, TikTok memberikan kredit iklan kepada Foodbank of Indonesia untuk memperluas jangkauan kampanye edukasi mengenai gizi, pangan lokal, dan konsumsi pangan yang lebih bertanggung jawab di TikTok. TikTok juga akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan sukarelawan sepanjang 2026 yang melibatkan karyawan dan kreator dalam mendistribusikan makanan bergizi sekaligus berbagi edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemanfaatan bahan pangan lokal."Indonesia memiliki kekayaan pangan lokal yang luar biasa. Terdapat 28.000 varietas tumbuhan pangan yang bergizi, terjangkau dan bisa didapatkan oleh semua orang, namun belum kita manfaatkan secara optimal. Dengan kolaborasi bersama TikTok melalui Makan Dengan Makna, kita dapat kembali menyambungkan masyarakat Indonesia dengan pangan di sekitarnya, sehingga terbentuk pola makan sehat yang membawa manfaat bagi kesejahteraan petani dan usaha kuliner di tingkat mikro," ujar Muhammad Hendro Utomo, Founder Foodbank of Indonesia.[Ki-ka] Richard Anggoro, Public Policy Lead UGC, TikTok Indonesia; dr. Niken Wastu Palupi, M.KM, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; Muhammad Hendro Utomo Founder Foodbank of Indonesia; dan Dennis Guido (@naktekpang), Kreator TikTok; berpose bersama dalam acara Konferensi Pers: "TikTok Luncurkan Inisiatif Makan Dengan Makna: Inspirasi Pola Makan Sehat dari Kekayaan Pangan Lokal Indonesia" di Jakarta pada Kamis (9/7). (Dok. TikTok Indonesia)Melalui Makan Dengan Makna, TikTok berharap semakin banyak masyarakat dapat menemukan inspirasi untuk memulai kebiasaan makan yang lebih sehat, mengapresiasi kekayaan pangan Indonesia, dan menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.Untuk mengetahui informasi terkini mengenai Makan Dengan Makna dan rangkaian kampanye yang akan datang, ikuti akun resmi TikTok Indonesia di @tiktokofficialindonesia.Sumber:¹Survei Kesehatan Indonesia 2023, Kementerian Kesehatan²Isi Piringku: Pedoman Makanan Kekinian Orang Indonesia, Kementerian Kesehatan³Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS), Kementerian Kesehatan
Baca lebih banyak