Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan peraturan menteri baru untuk mengatur akses remaja terhadap platform media sosial. TikTok berkomitmen untuk mematuhi peraturan ini sesuai masa transisi yang tertuang di dalam PP Tunas, termasuk mengambil langkah-langkah kepatuhan terkait akun remaja di bawah 16 tahun setelah proses penilaian mandiri, dan melalui proses konsultasi erat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Orang datang ke TikTok untuk belajar hal baru, mencari inspirasi, dan untuk dihibur. Memastikan bahwa TikTok terus menjadi platform yang aman bagi komunitas kami, terutama remaja, adalah prioritas utama kami. Seluruh konten yang diunggah ke TikTok dimoderasi sesuai dengan Panduan Komunitas kami. Dari seluruh konten yang kami hapus karena melanggar aturan kami, 99.1% diantaranya dihapus secara proaktif sebelum konten tersebut dilaporkan. Kami juga menggunakan teknologi paling inovatif untuk mendeteksi akun yang melanggar kebijakan batas usia, dan menangguhkan akun yang teridentifikasi tidak patuh. Selain itu, akun remaja di TikTok memiliki lebih dari 50 pengaturan keamanan, privasi, dan keselamatan yang telah diaktifkan secara otomatis, sehingga remaja dapat mengekspresikan kreativitas mereka, menemukan minat baru, dan belajar di TikTok dengan aman.
Ke depannya, kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan harapan regulasi, sekaligus terus memperkuat sistem pengamanan kami, dan menyediakan informasi kepada masyarakat Indonesia seiring tersedianya panduan lebih lanjut. Kami akan terus terlibat secara konstruktif dengan Komdigi dalam proses penilaian mandiri, dan berharap aturan ini akan diterapkan secara adil dan konsisten pada semua platform media sosial.
---------
Our commitment to teen safety in Indonesia
The new ministerial regulation in Indonesia aims to legislate teens’access to social media. TikTok is committed to complying with the regulation within the transitional period under PP Tunas, including taking appropriate measures related to under-16 accounts following the self-assessment process, under close consultation with the Ministry of Communication and Digital Affairs (Komdigi) in Indonesia.
People come to TikTok to learn new skills, find inspiration, and to be entertained. Ensuring that TikTok continues to be safe for our community, especially teens, is our top priority. All content uploaded to TikTok is moderated in accordance with our Community Guidelines. Of the content we remove for violating our rules, 99.1% is proactively removed before it is reported. We also use the most innovative technology to detect accounts that violate our minimum age rules, and suspend accounts identified as non-compliant. In addition, teen accounts on TikTok have more than 50 preset safety, privacy, and security settings automatically turned on, so they can safely express their creativity, discover new interests, and learn on TikTok.
As we move forward, we will take the necessary steps in line with regulatory expectations, while continuing to strengthen our safeguards and keep our Indonesian community informed as further guidance becomes available. We will continue to engage constructively with Komdigi in the self-assessment process, and expect that the regulation will be applied fairly and consistently across all social platforms.