Seperti jutaan orang di komunitas TikTok, kami terkejut dengan meningkatnya laporan kasus Islamofobia dan antisemitisme di seluruh dunia. Ideologi kebencian tidak dan tidak akan pernah diizinkan di platform kami. Kami terus mengambil langkah penting untuk melindungi komunitas TikTok dan melakukan bagian kami untuk mencegah penyebaran kebencian.

Sejak 7 Oktober, kami telah menghapus lebih dari 925.000 video di wilayah konflik karena melanggar kebijakan TikTok seputar kekerasan, ujaran kebencian, misinformasi, dan terorisme. Selama periode waktu yang sama di TikTok secara global, kami telah menghapus jutaan konten.

dari kiri ke kanan 

  • Misinformasi berbahaya
  • Tindakan kekerasan dan kegiatan kriminal
  • Organisasi dan Individu yang Menyebarkan Kekerasan dan Kebencian
  • Ujaran Kebencian dan Perilaku Kebencian
  • Pelecehan dan Perundungan
  • Konten Mengejutkan dan Mengerikan


Seiring dengan berlangsungnya perang, tim kami memantau dengan cermat perkembangan tren konten, dan berkolaborasi dengan mitra dan perusahaan intelijen untuk tetap terdepan dalam menghadapi ragam tema yang bermunculan, berikut potensi risiko yang ada. Kami telah melihat adanya perubahan pada jenis konten yang kami hapus karena melanggar Panduan Komunitas TikTok, dengan lonjakan awal pada konten kekerasan dan mengerikan yang diikuti dengan peningkatan konten yang mempromosikan terorisme, dan baru-baru ini peningkatan misinformasi, teori konspirasi, dan penyebaran ideologi kebencian, termasuk Islamofobia dan antisemitisme.

Kami juga melihat adanya peningkatan keterlibatan palsu (fake engagement) saat konflik berlangsung dan juga telah menghapus lebih dari 24 juta akun palsu secara global sejak awal perang. Kami juga telah menghapus lebih dari setengah juta komentar bot pada konten dengan tagar terkait konflik.

Kami terus bergerak tangkas saat mempertimbangkan dan menerapkan perubahan pada kebijakan dan strategi penegakan aturan TikTok. Bagian penting dari upaya ini adalah bekerja sama dengan para ahli eksternal, misalnya melibatkan puluhan organisasi yang mewakili komunitas Muslim dan Yahudi untuk membantu memastikan tindakan TikTok melawan Islamofobia dan antisemitisme bersifat efektif. Kami juga telah memperbarui Panduan fitur LIVE untuk mencegah orang menyalahgunakan fitur monetisasi untuk mengeksploitasi tragedi yang sedang berlangsung demi keuntungan pribadi.